Cinta setengah-setengah, terjalin tergesah-gesah
Ada dua pecemburu, yang sedang menanti satu rindu
Di pancaran matamu, kulihat cinta kalian yang sedang beradu
Meski setengah-setengah, cinta kita indah, walau aku terengah-engah....
Buat apa menitipkan masa depan, ke orang yang sudah punya gandengan
Akan ada hari dimana cinta yang setengah-setengah harus punah....
Mundur perlahan-lahan sebelum kau jadikan ku si mantan
Mundur perlahan-lahan sebelum kau jadikan ku si mantan
Dekatkan pada mereka yang mencintaiku tanpa lelah,bukan yang setengah-setengah....
Rasa sayang yang tak bisa seluruhnya dicurahkan bisa disebut cinta setengah-setegah atau tiga cinta dua hati. Menjadi korban atau penyebab dari cinta setengah-setengah itu akan mengalami hal yang menyakitkan.
"Hati yang sudah merasa nyaman, begitu sulit untuk berpindah ke lain persinggahan. Sulit untuk memulai dari awal, lepas pada ketergantungan dan takut tak menemukan kebahagian"
Pada sikon ini hanya diri sendiri yang paling bisa diandalkan. Jika tidak ada ketegasan sebagai keputusan cinta setengah-setengah, cobalah mundur (move on) sebagai penengah, kalau memang tak mau diduakan atau digantung bersaing dengan jemuran! Jangan takut akan penyesalan, jika solusi move on dianggap bahkan merupakan yang terbaik untuk semua pemeran terutama diri sendiri. Move on paling dianjurkan untuk kalangan penyebab cinta setengah-setengah. Maaf , bukan menyalahkan penyebab cinta setengah-setengah sepenuhnya, tapi penyebab cinta setengah-setengah hadir di sikon yang salah walau tanpa sepengetahuan si penyebab, sikon = pujangga masih punya gandengan. Salah besar itu, si penyebab cinta setengah-setengah tahu sadar dari awal bahwa dia terjebak kedalam cinta setenngah-setengah!!!
Penyesalan move on pasti pernah menyelinap walau sedikit. Rasa penyesalan ini terkadang menyebabkan munculnya perasaan perbandingan sekarang VS dulu. Jangan galau jangan raisa eh risau ada beberapa wejangan dibawah ini.
Tips mengatasi penyesalan cinta setengah-setengah :
1. Jauhi kehilafan : tindak kriminal dan minum-minuman, minum baygon,
minum porselen, ficxal dkk
2. Positif thinking, happy ending, happy ending, happy ending sampai
ending
3. Curhat ke sahabat atau teman yang bisa diandalkan menyimpan dan
mengasih solusi tentang masalah ini. Ingat tiap jenis orang cara
mengasih solusinya berbeda-beda.
fairy..
nemuin aku, sms dulu ya" <-- tanda sibuk. ok berhasil.
5. Kumpul-kumpul sama teman bukan buat demo-demoan.
ok cukup segitu. Monggoh kalau mau diterapkan. Manjur alhamdulillah, tidak manjur yaaah sukuri laah. Cinta yang indah pada waktu dulu, pasti bisa diciptakan lagi pada lain kesempatan dan persinggahan yang sanggup dititipi masa depan. Seperti membuat roti yang enak, pasti tidak akan lupa gimana cara membuatnya bahkan bisa menghasilkan yang lebih enak dari sebelumnya. Seandainya gagal membuat roti, tenang itu pemanasan menuju kebahagiaan. Semua tergantung yang menjalankan. Atau masih sanggup dibandingkan sama jemuran??!

Tips mengatasi penyesalan cinta setengah-setengah :
1. Jauhi kehilafan : tindak kriminal dan minum-minuman, minum baygon,
minum porselen, ficxal dkk
2. Positif thinking, happy ending, happy ending, happy ending sampai
ending
3. Curhat ke sahabat atau teman yang bisa diandalkan menyimpan dan
mengasih solusi tentang masalah ini. Ingat tiap jenis orang cara
mengasih solusinya berbeda-beda.
anak gaul : Mati satu tumbuh seribu
anak determinan : Jodoh gak kemana
anak mesjid : Mentoring, mentoring and mentoring again3. Hindari diary, yang ada beratus-ratus nama si pujangga di diary bagaikan
fairy..
Dear diary, sekarang aku putus sama Suha. Sosok perhatian, pengertian, romantis Suha gak bisa ku rasain lagi. Kenapa dia gitu ke aku padahal udah nyaman banget. huhu. Apa nanti ada yang kaya dia.bla bla bla bla bla bla.
bye bye my heart Suhadi4. So sibuk diri sendiri dengan kegiatan. Jawaban setiap janjian "Kalau mau
nemuin aku, sms dulu ya" <-- tanda sibuk. ok berhasil.
5. Kumpul-kumpul sama teman bukan buat demo-demoan.
ok cukup segitu. Monggoh kalau mau diterapkan. Manjur alhamdulillah, tidak manjur yaaah sukuri laah. Cinta yang indah pada waktu dulu, pasti bisa diciptakan lagi pada lain kesempatan dan persinggahan yang sanggup dititipi masa depan. Seperti membuat roti yang enak, pasti tidak akan lupa gimana cara membuatnya bahkan bisa menghasilkan yang lebih enak dari sebelumnya. Seandainya gagal membuat roti, tenang itu pemanasan menuju kebahagiaan. Semua tergantung yang menjalankan. Atau masih sanggup dibandingkan sama jemuran??!

